Sup Bobor Indonesia Disukai di Jerman

0

96

Jerman, Kemendikbud —Stand Indonesia di Leipzig Book Fair, Jerman, tidak hanya memamerkan buku-buku Indonesia, melainkan juga kuliner nusantara. Dalam sebuah sesi yang bertajuk “Indonesian Soup”, ratusan orang rela mengantri panjang untuk menikmati Sup Bobor Indonesia.

Sup Bobor Indonesia ini dimasak oleh panitia Leipzig Book Fair yang semuanya adalah warga negara Jerman. Menyediakan kuliner khas Indonesia memang menjadi permintaan khusus dari panitia Leipzig Book Fair kepada Indonesia yang menjadi Guest of Honour atau Tamu Kehormatan di Frankfurt Book Fair 2015.
“Sebenarnya yang lebih menarik adalah soto. Tapi soto itu complicated. Mereka mencari yang simpel. Akhirnya dipilih sup bobor,” ujar Chef Petty Elliot di Leipzig Book Fair, Jerman, Kamis (12/03/2015).
Petty dan timnya membuat daftar beberapa sup dan soto khas Indonesia beserta resepnya dan mengajukannya ke panitia Leipzig Book Fair yang akhirnya memilih sup bobor. Dalam pembuatan sup bobor tersebut, Petty dan tim juru masak dari Indonesia tidak terlibat. “Karena mereka punya peraturan yang ketat. Tidak boleh masuk chef dari luar,” katanya.
Ia mengakui sup bobor Indonesia yang dibuat oleh panitia Leipzig Book Fair itu rasanya enak, dan sesuai dengan resep yang diberikannya. Namun ia merasa kurang pemakaian serai dalam bumbunya.
Sup bobor tersebut pun disukai masyarakat Jerman yang menjadi pengunjung Leipzig Book Fair. Ratusan orang mengantri untuk dapat mencoba rasanya. Dan terbukti dari mangkuk sup yang terlihat tandas, mereka sangat menikmati sup bobor. Menariknya lagi, sup bobor tersebut tidak dimakan bersama nasi seperti di Indonesia. Sebagai pengganti nasi disajikan roti khas Jerman.
“Enak. Saya suka rasanya,” puji Ursula Holpp, seorang pengunjung Leipzig Book Fair. Ia juga pernah berkunjung ke Indonesia dan mencoba berbagai masakan Indonesia. Namun baru kali ini ia mencoba sup bobor. Karena menyukai rasanya, ia pun makan sup bobor tanpa roti.
Sup bobor adalah sup yang isinya terdiri dari bayam yang dicincang kecil-kecil, serta wortel dan lobak yang dipotong tipis memanjang. Kuahnya dibuat dari santan dengan bumbu bawanh putih, bawang merah, kemangi dan serai. Sup bobor akan disajikan setiap hari pada jam makan siang selama penyelenggaraan Leipzig Book Fair, yaitu 12-15 Maret 2015.
Sumber: kemdikbud.go.id
Bagi

Tentang Penulis

Komentar tertutup.