Seminar Sehari Arkeologi "Situs Gunung Padang: Metodologi dan Etika serta Keragaman Perspektif"

0

82

Depok. Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, menggelar Seminar Sehari Arkeologi Situs Gunung Padang: Metodologi dan Etika serta Keragaman Perspektif pada 2 Desember 2014 bertempat di Auditorium Gedung IX Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.

Pada 2012, Staf Khusus Presiden menginisiasi terbentuknya Tim Terpadu Riset Mandiri, dan pada 2014 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan membentuk Tim Nasional Pelestarian dan Pengelolaan Situs Gunung Padang. Hasil penelitian tim tersebut, khususnya Tim Terpadu Riset Mandiri menarik perhatian Presiden Republik Indonesia, para pejabat, masyarakat, dan media massa. Pemberitaan hasil penelitian di media massa dan tanggapan publik menimbulkan kontroversi seputar perbandingan metodologi, etika riset hingga keragaman perspektif dari berbagai kalangan.

Sebagai aset budaya bangsa, Situs Gunung Padang yang telah ditetapkan sebagai Situs Cagar Budaya berperingkat nasional pada 2014 diharapkan dapat bermanfaat bagi ilmu pengetahuan kebudayaan pada umumnya, serta kesejahteraan masyarakat. Tujuan penyelenggaraan Seminar Sehari Arkeologi Situs Gunung Padang: Metodologi dan Etika serta Keragaman Perspektif adalah menyampaikan gagasan dan mempertemukan para akademisi, peneliti, media massa, dan institusi yang berkepentingan dengan bidang arkeologi untuk memperbincangkan etika riset arkeologi, keragaman perspektif serta tawaran metodologi penelitian yang berbeda.

Seminar terbuka untuk umum dengan pembicara dan moderator sebagai berikut:

  1. Dr. Ali Akbar (Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI)
  2. Prof. Dr. Bagyo Prasetyo (Pusat Arkeologi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI)
  3. Drs. Lutfi Yondri, M.Hum (Balai Arkeologi Bandung)
  4. Dr. Irmawati Marwoto (Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI)
  5. Manneke Budiman (Wakil Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI, Bagian Akademik, Riset dan Kemahasiswaan)

Diharapkan Seminar Sehari Arkeologi Situs Gunung Padang: Metodologi dan Etika serta Keragaman Perspektif dapat mendudukkan persoalan pada tempatnya dan dapat menghasilkan rekomendasi pelestarian dan pengelolaan Situs Gunung Padang yang disebarluaskan kepada masyarakat melalui media massa.

Bagi

Tentang Penulis

Komentar tertutup.