Relief-relief yang digambarkan pada Menhir Tinggi Hari memberikan pesan tentang sebuah peristiwa yang dialami oleh karakter yang ada.  Dimulai dari relief buaya, pada menhir digambarkan dalam posisi menghadap ke atas dan kedua kaki kirinya seolah sedang menerkam tokoh manusia sehingga menutupi perut dari tokoh manusia. Mulut buaya menghadap ke atas, menyangga tokoh manusia yang duduk di atas pundak tokoh manusia. Pada bagian bawah tokoh manusia terdapat pahatan berbentuk bulat sebagai tempat berpijaknya.

 

Pahatan paling atas mengambarkan tokoh manusia dengan kaki tambun dan besar, diatas tokoh manusia ini, dilukiskan lagi profil tokoh manusia lain dalam posisi berdiri. Individu kedua duduk ditengkuk individu pertama. Kedua kaki menjuntai ke bawah bagian dada individu pertama. Kedua kaki individu kedua, dipegang masing-masing oleh kedua tangan individu pertama. posisi seperti ini membuat kepala individu pertama berada diselangkang individu kedua  yang duduk di atas tengkuknya.

 

 

 

Menhir Tinggi Hari I memiliki ukuran tinggi 3,81 m dengan lebar bagian bawah  60 cm dan Lebar bagian atas  75 cm. Keunikan profil yang ada pada menhir ini tampak pada sisi bagian depan menghadap ke arah barat daya, yaitu secara imaginer garis lurus mengarah ke posisi Gunung Dempo. Posisi menhir Tinggi Hari I berada 125 dari arca manusia “batu kodok”. Situs Tinggi Hari I berada di Desa Tinggi Hari, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat. Secara astronomis lokasi situs ini berada pada titik S 03º54’10.6”  E 103º29’53.7”. Pada Situs Tinggi Hari I, selain ditemukan dua tinggalan arca manusia. Juga ditemukan tinggalan megalitik berbentuk Menhir.

 

(Admin: Handini Dwifarhani)

Sumber: BPCB Jambi

 


0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *