Penyerahan Bintang Penghargaan Kepada Prof. Dr. Ing. H. B. J. Habibie

0

86

Jakarta. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar acara Penyerahan Bintang PenghargaanDas Grosse Verdenstkreuz Mit Stern und Schulterband(The Grand Cross of Merit with Star and Shoulder-Sash) dan Bintang PenghargaanDas Grosse Verdienstkruz(The Grand Cross of Merit) kepada Prof. Dr. Ing. H. B. J. Habibie. Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Duta Besar Pemerintah Republik Federal Jerman untuk Indonesia, H. E. Dr. Georg Witschel, bertempat di Ruang Perpustakaan Habibie dan Ainun, Kediaman Pribadi Bapak B. J. Habibie, Kuningan, Jakarta Selatan.

Dalam pidatonya, B. J. Habibie menyampaikan sekelumit kisah perjalanan hidupnya selama berkuliah di Jerman serta kecintaan dan dedikasinya terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi.

Prestasi B. J. Habibie sebagai Kepala Riset dan Pengembangan Analisis Struktur pada perusahaan Hamburger Flugzeugbau Gmbh hingga menjadi Wakil Presiden dan Direktur Teknologi pada MBB Gmbh, serta Penasehat Senior Teknologi pada Dewan Direksi MBB memberikan dampak positif di dunia industri Jerman. Atas jasa-jasanya, Pemerintah Republik Federal Jerman menganugerahkan dua bintang penghargaan kepada B. J. Habibie, yakniDas Grosse Verdenstkreuz Mit Stern und Schulterband(The Grand Cross of Merit with Star and Shoulder-Sash) dan Bintang PenghargaanDas Grosse Verdienstkruz(The Grand Cross of Merit).

Dua bintang penghargaan tersebut merupakan penghargaan tertinggi yang ditujukan bagi insan yang bekerja dan memberikan kontribusi terhadap kemajuan Republik Federal Jerman, khususnya di bidang politik, ekonomi, sosial, dan mental. Replika bintang penghargaanDas Grosse Verdenstkreuz Mit Stern und Schulterband(The Grand Cross of Merit with Star and Shoulder-Sash) dan Bintang PenghargaanDas Grosse Verdienstkruz(The Grand Cross of Merit)kemudian diserahkan kepada Pustanto, Kepala Museum Kepresidenan Balai Kirti, dan akan ditempatkan di Ruang Pameran Prof. Dr. Ing. H. B. J. Habibie presiden Republik Indonesia ke-3 untuk melengkapi koleksi Museum Kepresidenan Balai Kirti, Istana Bogor.

Bagi

Tentang Penulis

Komentar tertutup.