Manoj Punjabi: Film adalah Senjata untuk Mempengaruhi Pola Pikir Kebudayaan Kita

0

256

Jakarta Penyelenggaraan Pesta Rakyat Film Nasional memasuki hari ke dua, insan perfilman Indonesia kembali hadir di Taman Menteng, Minggu, (3/4). Adapun tokoh yang hadir diantaranya Nia Dinata, Manoj Punjabi, George Kamarullah, Marcella Zalianty dan Widyawati. Mereka dengan bersemangat memajukan film Indonesia melalui ngobrol bareng.

Sebuah film memiliki tujuan dan fungsi yang luas, salah satunya adalah memajukan kebudayaan Indonesia. Film adalah media komunikasi, melalui film kita bisa menginspirasi banyak orang dan bisa menjadi sarana diplomasi budaya, tutur Marcella Zalianty yang kala itu turut menjadi pembicara.

Ngobrol bareng Manoj Punjabi

Perkembangan film Indonesia dirasa telah mengalami perkembangan yang pesat. Giat, berdedikasi, dan fokus adalah kuncinya. Masyarakat Indonesia pasti bangga dengan produknya sendiri, tutur Manoj Punjabi bersemangat. Mari kita jual realita dan jual harapan, saya membuat film bagus untuk masyarakat Indonesia tambahnya.

Ngobrol bareng Marcella Zalianty

Peran pemerintah pun tentu tak lepas dengan perfilman Indonesia. Pemerintah diharapkan terus mendukung perfilman supaya masyarakat Indonesia dapat membuat film yang lebih baik lagi. Peran pemerintah sudah cukup baik namun harapannya dapat semakin baik lagi. Kita pasti bisa bersaing dengan film barat, tukas Widyawati dengan lemah lembut. Dengan memperkenalkan budaya kita terlebih dahulu, dari banyaknya suku yang miliki kita gali dengan satu racikan yang menarik.

Melalui perfilman Indonesia kita bisa menonjolkan kekayaan dan kebudayaan kita. Film adalah senjata yang bisa mempengaruhi pola pikir kebudayaan dan kultur kita. Ini sangat penting dan pemerintah harus menjadikan ini sebagai prioritas, Manoj Punjabi menjelaskan.

Bagi

Tentang Penulis

Komentar tertutup.