Konferensi Pers Hari Film Nasional ke-65

0

93

Jakarta Jelang peringatan Hari Film Nasional ke-65 pada tanggal 30 Maret mendatang, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menggelar konferensi pers bertajuk Ayo! Film Indonesia, di Gedung A, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (12/3/2015).

Lance Mengong sebagai Ketua Panitia Hari Film Nasional 2015 menyampaikan, Hari Film Nasional menjadi momentum mengenalkan film Indonesia kepada masyarakat. “Ini menjadi waktu yang tepat untuk mengajak masyarakat agar lebih mencintai film Indonesia,” ungkapnya.

Senada dengan Lance, Direktur Pembinaan Kesenian dan Perfilman, Endang Caturwati juga menyatakan hal serupa. “Tahun ini, kami akan menyelenggarakan beragam kegiatan seperti membawa penonton ke bioskop, gerakan stop pembajakan, meningkatkan SDM yang kompeten di bidangnya, dan masih banyak lagi,” ujar Endang di hadapan media.

Melalui kerjasama yang bersinergi dengan media, Kacung Marijan, Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaanjuga menyampaikan harapannya, agar masyarakat Indonesia dapat lebih meningkatkan apresiasi terhadap hasil karya sineas dalam negeri. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula sutradara kenamaan Joko Anwar dan artis Wulan Guritno di tengah-tengah acara.

Tema besar Ayo! Film Indonesia ini nantinya akan terbagi lagi menjadi empat program gerakan, di antaranya Ayo! Nonton Film Indonesia, Ayo! STOP Pembajakan Film Indonesia, Ayo! Maju Film Indonesia dan Ayo! Rawat Film Indonesia. Masing-masing program terdiri atas rangkaian kegiatan persuasif, seperti mengajak masyarakat dan komunitas pergi ke bioskop, menerjemahkan buku-buku film berbahasa asing, membuat buku seri keterampilan layar, memutar film Indonesia pada inflight service, mendatangi daerah-daerah terpencil dengan 60 mobil keliling, hingga preservasi film.

Pada puncak acara tanggal 30 Maret nanti, panitia akan menyelenggarakan nonton bareng Presiden di Istana Negara. Kampanye ini diharapkan menjadi awal gerakan yang berkelanjutan melalui program-program yang strategis dan direncanakan dengan matang sesuai pemetaan situasi perfilman Indonesia saat ini.

Bagi

Tentang Penulis

Komentar tertutup.