Kebudayaan Indonesia

O Ina Ni Keke

Terdapat beberapa versi mengenai lirik lagu O Ina Ni Keke, teks lagu di bawah mungkin merupakan versi (yang salah) bagi mereka yang biasa melihat tulisan yang umumnya ada maupun mendengarkan lagu itu dalam berbagai rekaman. Akan tetapi, jika konsisten bahwa O Ina ni Keke itu semuanya berdasarkan pada bahasa Tombulu maka teks di bawah sepertinya yang paling mendekati versi Tombulu yang sebenarnya. Pertama, ada yang menulis (mange ati Wenang), (mangewa aki Wenang), dan (mange witi Wenang). Opsi ketiga, yang paling sering digunakan kemungkinan terpengaruh dengan dialek Tonsea atau dialek suku lainnya di Minahasa mengingat Minahasa terdiri dari beberapa suku besar atara lain Tombulu, Tonsea, Tondano, dll yang memiliki ragam bahasa yang berbeda.

Selain itu, diksi walekow pada lirik di atas, dalam versi lain ditulis baleko. Kata tersebut sulit untuk diterjemahkan dan masih simpang siur pemahamannya. Ada yang menggatakan walekow berasal dari dua kata yaitu wale (rumah) dan koki (kecil). Terjemahan walekow sebagai rumah kecil tentu tidak bisa diterima karena pada larik selanjutnya si perempuan diminta untuk membagi walekow-nya.  Sumber lain mengatakan bahwa walekow adalah pengucapan lain dari baleko yang berarti peganan tradisonal yang sudah punah sejak lama. 

Demikian juga penggunaan  zeimo siapa ko tare mahaley. Versi lain berlirik daimo siapa ko tare makiwe tidak lepas dari pengaruh bahasa di luar Tombulu.  Secara keseluruhan, lagu ini merupakan sebuah lagu dolan yang secara liris berbentuk dialog antara anak laki-laki dan anak perempuan.

Berikut Lirik Lagunya :

O ina ni keke, mange wisa ko

Mange wi ti Wenang, tu meles walekow

Wehane, wehane, wehane toyo

Zeimo siapa, ko tare mahaley

 

Arti Dalam Bahasa indonesia :

Hey, gadis, mau kemana?

aku mau ke Wenang (Manado), membeli walekow

Berilah, berilah aku sedikit

Terlambat, semua sudah habis.


Galeri Gambar



Budaya Terkait