Kebudayaan Indonesia

Gambar Cadas, Gambar Purba Di Dinding Gua

20160502_133127_1462173909.jpg

Jauh di pedalaman belantara Indonesia, terdapat sebuah warisan cagar budaya yang eksotis. Cagar budaya tersebut gambar cadas namanya. Gambar cadas ialah gambar yang dibuat oleh manusia prasejarah pada permukaan batu keras atau pada dinding gua yang diwujudkan dalam bentuk lukisan, goresan, maupun cukilan. Motif gambar cadas sangatlah beragam, namun yang banyak ditemukan di Indonesia pada umumnya berbentuk cap tangan, figur manusia, binatang, perahu, dan garis – garis geometris.

Para ahli memperkirakan, gambar cadas paling tua dibuat sekitar 4000 tahun lalu saat ras Mongoloid pertama kali singgah di wilayah Kalimantan dan Sulawesi. Manusia pembuat gambar cadas adalah bangsa Austronesia atau manusia Ras Mongoloid. Mereka tinggal di gua – gua pada awal kedatangannya, namun seiring berjalannya waktu mereka juga tinggal di luar gua dan melakukan aktivitas bercocok tanam dan menggembala binatang. Mereka juga telah mengembangkan pemikirannya yang diekspresikan menjadi gambar – gambar cadas.

GAMBAR CADAS 3

Persebaran gambar cadas juga ditemukan di pulau Sumatera, Kepulauan Maluku dan Papua. Di wilayah timur seperti Kepulauan Maluku dan Papua, motif gambar yang ditemukan lebih beragam. Dari keanekaragaman tersebut dapat diperkirakan gambar berusia lebih muda antara 2000 hingga 1000 tahun. sedangkan di Sumatera, tepatnya di Gua Harimau ditemukan 80 kerangka manusia yang di dominasi Ras Mongoloid yang diperkirakan berusia 3500 tahun.

Sebaran gambar cadas dapat ditemukan di beberapa pulau besar seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Maluku dan Papua. Terdapat sekitar 400-an situs yang berada di gua – gua pedalaman, gua – gua pesisir, tebing pantai, pulau karst dan bongkahan batu besar. Manusia prasejarah memilih lokasi untuk menggambar umumnya pada bidang yang memiliki permukaan datar, berdinding bersih, kering, memiliki pencahayaan yang baik dan dapat melihat panorama yang baik. Berikut daftar lengkap daerah persebaran gambar cadas prasejarah di Indonesia :

  1. Situs Gua Harimau, Sumatera Selatan
  2. Kawasan Sangkulirang, Kalimantan Timur
  3. Kawasan Maos Pangkep, Sulawesi Selatan
  4. Kawasan Bone, Sulawesi Selatan
  5. Kawasan Danau Towuti, Sulawesi Selatan
  6. Kawasan Muna, Sulawesi Tenggara
  7. Situs Wamkana, Maluku
  8. Situs Dunwahan, Maluku
  9. Kawasan Misool, Papua Barat
  10. Kawasan Teluk Berau, Papua Barat
  11. Kawasan Kaimana dan Teluk Triton, Papua Barat
  12. Situs Tutari, Papua

Umumnya, gambar cadas yang ditemukan berwarna merah, kuning, dan hitam. Bahan pewarna yang digunakan umumnya adalah oker yang mengandung oksida besi. Oker (khususnya hematit-merah) terbukti merupakan zat pewarna yang tahan terhadap cuaca dan pelapukan. Warna lain yang umum digunakan ialah warna hitam yang berasal dari arang. Teknik pembuatan gambar cadas hingga kini belum dapat dipastikan. Namun peneliti memperkirakan terdapat 4 cara pembuatan gambar cadas :

  1. Cap Sembur Negatif

Merupakan cara untuk membuat gambar telapak tangan, ikan atau daun dengan menyemburkan cairan pewarna dari mulut atau menggunakan tulang binatang ke objek. Dihasilkanlah gambar negatif yang nampak dengan adanya warna di sekitar objek.

  1. Oles

Merupakan cara membuat gambar dengan mengoleskan pewarna menggunakan jari atau alat seperti kuas yang biasanya terbuat dari bambu, rotan, kulit kayu, ranting, atau rambut binatang.

  1. Cap Positif

Merupakan cara membuat motif gambar secara positif. Contohnya, telapak tangan dicelupkan ke dalam pewarna kemudian dicap pada permukaan batu.

  1. Cukil

Cukil merupakan cara membuat gambar dengan menggores permukaan batu menggunakan benda runcing yang terbuat dari logam, batu, atau kayu.

 GAMBAR CADAS 1

Gambar cadas bukanlah gambar biasa yang dibuat tanpa makna. Gambar cadas merupakan gambar untuk mengekspresikan perasaan tertentu terkait dengan rasa kekhawatiran, rasa cemas, rasa aman dan rasa syukur. Penggunaan warna merah juga memiliki makna sebagai simbolisasi nenek moyang yang selalu memberikan perlindungan kepada keturunannya yang masih hidup. Gambar binatang memiliki makna keberhasilan saat proses perburuan binatang. Simbol – simbol manusia dan gambar geometris merupakan simbol dari pikiran yang terkait dengan peristiwa tertentu dalam kehidupan manusia prasejarah.

 

Sumber : Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman


Galeri Gambar



Budaya Terkait