Kebudayaan Indonesia

Nilai Perdamaian pada Relief Karmawibhangga

Indonesia adalah negara dengan sejuta nilai yang terkandung dalam masyarakatnya. Nilai nilai tersebut menunjukan bahwa  orang-orang  Indonesia sejak jamann dahulu memiliki kematangan dalam bermasyarakat. Salah satu bentuk nilai yang  telah lestari pada jaman dahulu adalah nilai perdamaian hidup, yang tergambarkan pada relief Karmawibhangga pada dinding candi Borobudur.

Relief karmawibhangga bercerita tentang ajaran-ajaran dalam hidup terutama bermasyarakat, diantaranya adalah ajaran bagaimana menjaga keharmonisan, kedamaian dan ketertiban dalam hidup dan masyarakat. Biasanya ajaran dalam Karmawibhangga dikaitkan dengan huku karma dan neraka.

Berikut contoh relief Karmawibhangga:

 

Gambar relief daitas menggambarkan tentang orang-orang yang sedang terlibat dalam perkelahian. Semetara gambar lainnya menceritakan tentang pendeta dan bangsawan yang sedang berkumpul. cerita perkelahian merupakan simbol perbuatan tercela yang merusak keharmonisan dan akan diberi hukum karma.

Relief tersebut menggambarkan sebuah pertengkaran warga dan orang yang melerai. Gambar lainnya menceritakan tentang orang-orang yang mengganggu orang lain. Relief tersebut juga mengajarkan untuk menjaga kerukunan dan tidak mengganggu orang lain karena akan dikenai hukum karma.

Relief diatasa menceritakan tentang orang yang suka bergunjing. Menggunjing merupakan perbuatan yang tercela dan tidak baik untuk kehidupan masyarakat dan  akan ditempatkan dineraka. 

Relief diatas menceritakan tentang dua keadaan masayrakat, pertama adalah wanita yang melakukan perselingkuhan dan orang orang yang melakukan pembunuhan. Kedua perbuatan tersebut memicu keretakan hubungan dan merusak perdamaian.

Relief daiats juga menceritakan salah satunya tentang perkelahian dalam masayarkat, yang merupakan bentuk perpecahan. Perbuatan tersebut akan dikenai karma.

Nilai nilai kerukunan dan keharmonisan dalam masyarakat sudah tertanam sejak jaman dahulu, hal ini menunjukan bahwa kedamaian merupakan kebtuhan mendasar kehiduan bermasayrakat.

 

Sumber: Adegan dan Ajaran Hukum Karma pada Relief Karmawibhangaa, Balai Konsevasi Borobudur 2012.

 

 

 

 

 


Galeri Gambar



Budaya Terkait