Kebudayaan Indonesia

Berahoi, Tradisi Mengirik Padi Masyarakat Sumatera Utara

Berahoi merupakan tradisi mengritik padi yang dilakukan dengan nyanyian, pantun, dan rentak kaki masyarakat Melayu Langkat, Sumatera Utara secara serentak dan musikal. Selain tradisi lisan dan pertunjukkan yang dilakukan dengan tarian dan nyanyian, Berahoi juga merupakan tradisi folklor yang mengandung ungkapan-ungkapan dan cerita dalam bentuk metrik, panutan, dan pepatah.

Berahoi dilakukan oleh anak Beru dengan cara mengundang teman-teman sebaya mereka untuk menyelenggarakan dan berpartisipasi dalam Berahoi. Tiga hari sebelum Berahoi dilaksanakan, sanak saudara keluarga yang menyelenggarakan Berahoi akan datang menuju Rumah Bait untuk bergotong-royong membersihkan tempat Berahoi. Mereka juga akan membuat Taratak, menungkati rumah, dan membuat selang. Di sisi lain, kaum ibu akan sibuk mengambil kayu untuk memasak.

Zaman dahulu, Berahoi dilakukan sebagai ajang pertemuan pemuda-pemudi Melayu Langkat. Acara ini dijadikan sebagai ajang pencarian jodoh antar pemuda. Tradisi mencari jodoh ini dilakukan dengan cara saling melempar dan menangkap lintingan rokok. Namun saat ini, Berahoi hanya dilakukan oleh pemuda sebagai rasa syukur atas hasil panen.


Galeri Gambar



Budaya Terkait