Kebudayaan Indonesia

Alat Musik Kuno di Kawasan Asia Tenggara

20150807_141552_1438933256.jpg

Sebagai negara-negara yang berada dalam satu kawasan, negara-negara Asia Tenggara memiliki banyak keragaman dan kesamaan dalam banyak hal. Sebagai satu kawasan serumpun, kebudayaan yang dimilliki oleh negara-negara di Asia Tenggara banyak yang memiliki kemiripan. Salah satunya keseragaman dalam musik tradisional.

Instrumen musik tradisional di kawasan Asia biasanya terbuat dari kayu atau tembaga, atau keduanya. Alat-alat musik tradisional ini sering ditemukan di wilayah Asia Tenggara. Salah satu contoh alat musik yang ditemukan adalah Khaen.

Khaen adalah alat musik tiup yang terbuat dari bambu dan sudah digunakan di kawasan Asia Tenggara sejak 3000 tahun yang lalu. Banyak ditemukan bukti gambar-gambar pemain alat musik ini di daerah Dong Son. Pada mulanya, alat musik ini terbuat dari tembaga dan tersebar di daerah Cina, Burma (sekarang Myanmar), Laos, Vietnam, dan Indonesia. Namun, alat musik ini sekarang hanya dimainkan di daerah Laos dan Thailand Utara.

Selain Khaen, alat musik lainnya yang ditemukan di kawasan Asia Tenggara dan masih digunakan sampai sekarang adalah Xylophone, Pattala di Myanmar dan Filipina, dan Kolintang. Kolintang adalah alat musik yang terbuat dari susunan 10 tembaga. Alat musik ini tidak hanya digunakan sebagai alat musik, namun juga digunakan sebagai alat komunikasi dan beribadah.

Instrumen-instrumen musik pada zaman dahulu memainkan peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Alat-alat musik pada masa itu juga digunakan sebagai penghubung antara duniawi dan gaib, seperti gong dan lonceng yang digunakan di candi-candi di Asia Tenggara dan digunakan dalam upacara-upacara keagamaan. 

Sumber: Museum Treasures of Southeast Asia


Galeri Gambar



Budaya Terkait