Kebudayaan Indonesia

Berkunjung ke Museum Sadurengas

museum sadurengas_1_1436843019.jpg

Museum Sadurengas menempati bangunan bekas rumah salah satu Sultan Paser, yaitu Aji Tenggara pada tahun 1844-1973 dengan lahar sekitar 1 ha. Pada awal abad 19, bangunan ini juga menjadi Istana Kesultanan oleh Sultan Ibrahim Khaliludin. Bangunannya membentuk rumah panggung yang dalam bahasa Paser disebut “Kuta Imam Duyu Kina Lenja” yang berarti rumah kediaman pemimpin yang bertingkat.

Dalam kompleks ini dapat ditemukan makam raja-raja dari Kerajaan Sadurengas dan di sekitar pemakaman terdapat sebuah batu yang disebut “Batu Kilan” yang dipercaya masyarakat sekitar untuk mengetahui nasibnya.

Koleksi

Museum ini memiliki koleksi berbagai benda kuno bukti peninggalan sejarah Kesultanan Paser seperti tempayan/guci kuno peninggalan Dinasti Yuan abad ke 12-13 M, alat rumah tangga, alat-alat kesenian, pakaian Kesultanan Paser, dan meriam kuno peninggalan Portugis.

Waktu Kunjung Museum

Senin-Jumat       : 07.00-15.00

Tiket Masuk Museum

Sukarela

Sarana

  1. Ruang pameran tetap
  2. Ruang pameran kontemporer
  3. Toilet

Jarak Tempuh

Dari Bandara Sepinggan ke museum 200 km

Dari Pelabuha Semayang ke museum 80 km

Dari Terminal Kota Tanah Grogot ke museum 5 km

Sumber:

Tim Penyusun. (2009). Museum Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua. Jakarta: Direktorat Museum, Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.


Galeri Gambar



Budaya Terkait