Kebudayaan Indonesia

Pasar Terapung Muara Kuin yang Melegenda

20150525_180627_1432552906.jpg

Tidak sedikit orang yang mengetahui tentang keberadaan Pasar Terapung di bumi Borneo atau Kalimantan. Umumnya masyarakat Indonesia mengetahui informasi tentang Pasar Terapung semenjak pasar unik ini muncul di salah satu iklan sebuah stasiun televisi swasta yang muncul pada 1992. Namun sayangnya, informasi terkait Pasar Terapung masih belum banyak diketahui.

Pasar Terapung memang sangat identik dengan Kalimantan, di mana salah satu Pasar Terapung terbesar berada di Banjarmasin, yaitu Pasar Terapung Muara Kuin. Pasar Terapung Muara Kuin terletak di antara Kelurahan Kuin Utara dan Kelurahan Alalak Selatan. Pasar Terapung Muara Kuin juga sangat erat kaitannya dengan sejarah berdirinya Kota Banjarmasin dan Kerajaan Banjar pada 1595. Bahkan diyakini Pasar Terapung Muara Kuin sudah ada sebelum Kerajaan Banjar berdiri.

Area pasar ini berada termasuk dalam Pelabuhan Sungai Bandamasih yang meliputi Sungai Barito, Kuin, hingga bermuara di Sungai Kalayan. Untuk mencapai ke lokasi pasar, masyarakat lokal maupun wisatawan membutuhkan waktu sekitar 15 menit menggunakan jukung atau kelotok (perahu motor) menuju muara Sungai Kuin.

Hal yang masih dilestarikan sampai sekarang oleh para pedagang di Pasar Terapung Muara Kuin adalah siitem barter yang masih berlangsung sampai sekarang. Para pedagang, yang di dominasi oleh perempuan menggunakan pakaian Tanggui dan topi caping lebar yang terbuat dari daun rumbia untuk menutupi diri dari sengatan matahari. Barang dagangan yang dijual antara lain aneka ikan,  sayur mayur dan buah lokal, aneka hidanngan khas Banjar seperti Soto Banjar, Udang Galah, Nasi Sop Banjar, dan Bingka Kentang. 


Galeri Gambar



Budaya Terkait