Galeri Nasional Gelar Pameran Tunggal Ramadhan Bouqie "Celebrating Disorder"

0

192

Jakarta Studio Jean Kharis didukung Galeri Nasional Indonesia membuka Pameran Tunggal Ramadhan Bouqie bertajuk Celebrating Disorder, di Gedung A Galeri Nasional Indonesia, Selasa (6/10/2015). Pembukaan pameran ini diresmikan oleh Surya Paloh.

Tatang (sapaan akrab Tatang Ramadhan Bouqie) adalah sosok yang sangat menginspirasi. Karya-karyanya merupakan hasil dari pemikiran dan kegelisahan Tatang akan semua hal yang terjadi, tidak hanya di lingkungan sekitarnya, melainkan juga keadaan sosial negeri kita saat ini, papar Surya.

Ia, lanjutnya, melukiskan semua kegelisahannya itu dengan caranya sendiri. Dengan sebuah karya yang tidak hanya indah, tetapi juga menginspirasi banyak orang, Surya Paloh melanjutkan.

Celebrating Disorder dikuratori Jim Supangkat, menyajikan catatan kehidupan dan perilaku manusia, khususnya di Indonesia. Di era yang telah maju dan berlaku secara global seperti saat ini, Ramadhan Bouqie memandang berlaku realitas yang cenderung menabrak dan mengabaikan, yang disertai dengan perilaku menolak aturan, tatanan hukum, etika, adab, dan kemuliaan manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Realitas tersebut dikemas secara visual dengan menggunakan pendekatan simbolik, alegoris, komikal, parodikal, dan humor yang cerdas, yang dituangkan ke dalam sekitar 45 lukisan dan (enam) instalasi patung. Beberapa lukisan tersebut berukuran cukup besar, yaitu 2×8 meter dan 2×12 meter.

Melalui pameran ini, Kepala Galeri Nasional Indonesia Tubagus Andre Sukmana berharap, dapat meningkatkan minat dan apresiasi masyarakat dalam mengenali berbagai hasil kreativitas para perupa Indonesia dalam berbagai media, teknik, dan wujud visualnya.

Selain itu, pameran ini juga diharapkan bisa menjadi motivasi, dan edukasi di bidang seni rupa untuk meningkatkan daya apresiasi seni, sehingga mampu mendorong terciptanya rasa dan sikap kepedulian, serta kecintaan terhadap karya budaya bangsa, khususnya karya seni rupa modern dan kontemporer. Pameran lukisan ini akan terus terselenggara 618 Oktober 2015, di Gedung A Galeri Nasional Indonesia.

Share.

About Author

Comments are closed.