Kebudayaan Indonesia

Kuis Jokowi Dengan Siswa SD Buat Seisi Ruangan Tertawa

jokowi kuis_1485412080.jpg

Jakarta - Presiden Joko Widodo membagi-bagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada anak-anak panti asuhan. Jokowi juga menggelar kuis berhadiah sepeda bagi siswa-siswi yang hadir yang interaksinya bikin tertawa. Peristiwa ini terjadi saat pembukaan gelaran Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) Tahun 2017 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2017).

Sebelum memberikan sambutan dalam acara pembukaan RNPK 2017, Presiden Jokowi mengajak beberapa anak untuk maju ke panggung. "Siapa yang mau maju?", serunya. Banyak anak yang mengangkat tangannya dan berniat maju, namun akhirnya hanya ada tujuh anak yang diperbolehkan maju ke panggung untuk bercengkrama dengan orang nomor satu di Indonesia itu. Mereka terdiri dari tiga siswa SD dan empat siswa SMP.

"Namanya siapa?", ujar Presiden kepada seorang anak lelaki berseragam SD yang berdiri sebelahnya. "Maulana," jawab anak itu. "Kelas berapa?" tanya presiden. "Kelas empat," jawab Maulana.

"Kita hitung-hitungan ya," ujar Presiden Jokowi. Kepada Maulana, ia pun mengajukan soal matematika berupa perkalian. "Dua dikali dua dikali dua berapa?", tanyanya. "Enam!", jawab Maulana dengan yakin. Sontak jawaban tersebut membuat Presiden dan semua yang hadir tertawa. Presiden pun kembali mengulang pertanyaannya, dan Maulana pun kembali menjawab hal yang sama.

Seisi ruangan tertawa. Karena Jokowi melihat si anak ini kesulitan, dia mengganti kuis perkalian dengan kuis penjumlahan. Ketika kembali ke kuis perkalian, Maulana masih belum tepat menjawab. Namun Maulana tetap mendapat sepeda. Seisi ruangan bertepuk tangan.

Kelucuan juga terjadi saat Alifah, bocah kelas 3 SD mendapatkan pertanyaan selanjutnya. "Negara kita, Indonesia, kan dua pertiganya terdiri dari lautan. Ada banyak ikan di laut maupun di sungai. Coba sebutkan lima nama ikan," kata Presiden. "Ikan lele!", seru Alifah dengan semangat. Jawabannya yang polos dan spontan dengan logat yang unik, membuat Presiden Jokowi dan semua orang tertawa.

"Ikan lele. Lalu ikan apa lagi?", tanyanya. "Ikan pa-us!"(ikan paus-red), kata Alifah, yang kemudian dijawab dengan keheranan oleh sang presiden. "Ikan pa-us? Ooo... Ikan paus?". Para hadirin pun kembali tertawa. "Lalu apa lagi?". "Ikan teri", jawab Alifah. "Ikan teri... Yaa bolehlah," tuturnya santai.

Ari kemudian menyebut satu lagi jenis ikan. Dengan pelafalan yang salah, jenis ikan itu disebutnya. Seisi ruangan tertawa, termasuk Jokowi. Berkali-kali Ari salah pelafalan. Namun Jokowi dengan sabar membenarkan pelafalan jenis ikan yang satu ini. "Ikan tongkol," kata Jokowi meluruskan pelafalan bocah ini. Akhirnya Ari diberikan sepeda oleh Jokowi. Tawa seisi ruangan masih terdengar.