Belajar Bersama Maestro, Ajang Belajar Generasi Muda

0

270

Jakarta Pada kegiatan Konferensi Pers Belajar Bersama Maestro 2016, Senin (16/5), turut hadir dua orang peserta Belajar Bersama Maestro 2015. Dalam kesempatan ini, mereka menuturkan pengalaman dan perasaannya. Mirea yang pada tahun lalu belajar bersama maestro Aditya Gumay, mengaku mendapat rekomendasi dari orang tuanya yang mengetahui program ini terlebih dahulu melalui fan page Facebook.

Mirea bercerita bahwa pada awalnya Ia merasa tidak percaya diri. Pertamanya minder bisa belajar dengan Aditya Gumay tapi aku nekat aja, ujarnya. Mirea mengaku banyak pelajaran yang didapat melalui program ini. Ngga hanya belajar teater, tapi saya juga belajar skill dalam hidup dan jadi percaya diri juga, ujarnya bersemangat.

Kegiatan ini sangat cukup seru untuk dikenang. Melihat proses koreografi dibuat dan belajar manajemen seni tari, tutur Razan yang merupakan salah satu peserta BBM 2015 dari maestro Didi Nini Thowok. Razan mengaku, bahwa Ia merasa sangat beruntung karena tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan ini.

Mendengar cerita dari perwakilan peserta BBM 2015, Sundari Soekotjo yang pada hari itu turut hadir pun ikut bersemangat. Sundari Soekotjo menjadi salah satu maestro dalam kegiatan Belajar Bersama Maestro 2016. Sundari mengungkapkan bahwa adanya kegiatan BBM 2016 ini, seiring dengan program yang juga sedang Ia rintis, yakni Yayasan Keroncong Indonesia (YAKIN). Saya berharap kegiatan BBM 2016 bisa bersinergi dengan program yang juga sedang saya rintis, tuturnya.

Sundari menjelaskan bahwa ia telah melakukan sosialisasi ke berbagai daerah terkait musik keroncong. Sundari kelak akan berbagi ilmu terkait musik keroncong kepada generasi muda. Tidak dipungkiri, bahwa sekarang generasi muda lebih menyukai musik barat atau genre pop, rock, dan jazz. Saya ingin melakukan pendekatan sesuai degan jiwa muda mereka dan selera musik yang mereka gemari. Selain mengenalkan keroncong dan menceritakan sejarahnya, saya juga ingin mengenalkan bahwa musik pop, rock atau jazz juga bisa dibawakan dengan nuansa keroncong, jelas Sundari bersemangat.

Bagi

Tentang Penulis

Komentar tertutup.