Anies Baswedan: Dalami Pemurnian Pemahaman, Perkaya Kreasi Baru dan Kontemporer

0

219

Kuningan Direktorat Kesenian Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikandan Kebudayaan menggelar acara Pembukaan Penyuluhan Tari Ronggeng Se-Pulau Jawa yang bertempat di Hotel Horison Jawa Barat, Minggu (6/12).

Tari Ronggeng Kedempling yang berasal dari Majalengka mengawali acara. Acara selanjutnya adalah laporan kegiatan oleh Direktur Kesenian, Endang Caturwati. Kemudian sambutan Wakil Bupati Kuningan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan.

Endang Caturwati menjelaskan bahwa Ronggeng memiliki sejarah panjang dan memiliki fungsi yang beragam mulai dari menyembuhkan orang sakit, pengiring upacara adat, dan hingga kini dikondisikan sebagai sarana hiburan bagi masyarakat. Berbagai tujuan dari kegiatan ini pun sangat baik. Menjalin silaturahmi para seniman, mengangkat kesenian yang hamper tersisih, dan sebagai referensi bagi teman seniman, tutur Endang.

Anies Baswedan pun turut mengapresiasi kegiatan ini. Dalam sambutannya, Beliau menuturkan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting yang tak hanya lestarikan budaya namun juga mendalami tradisi Ronggeng dan keluhuran nilai filosofis dan budaya. Mari kita bersama mengirim pesan bahwa Ronggeng adalah seni tradisi yang memiliki akar dan jangan ijinkan pihak lain mencemari adiluhung sebagai warisan seni budaya nusantara, ujarnya.

Acara selanjutnya adalah pemukulan gong oleh Mendikbud yang didampingi oleh Endang Caturwati sebagai simbol telah dibukanya acara ini. Kemudian, pemberian penghargaan Mendikbud kepada Maaestro Ronggeng yang dilanjutkan dengan berbagai penampilan apik dari seluruh peserta Ronggeng.

Anies Baswedan pun turut menari dalam penampilan Ronggeng Deli yang berasal dari Sumatera Utara. Gerak menawan dari beliau, membuat seluruh tamu yang hadir berdiri dan memberi tepuk tangan meriah.

Bagi

Tentang Penulis

Komentar tertutup.