10 Seniman Belajar Bersama Maestro 2016

0

263

Belajar Bersama Maestro (BBM) 2016 akan kembali di gelar. Banyak perbedaan antara BBM tahun ini dengan tahun lalu. Adapun BBM kali ini diselenggarakan di 7 propinsi dan 10 maestro yang tersebar di seluruh Indonesia. Mulai dari Maestro Seni Tari yakni, Ni Ketut Arini Maestro Tari Bali, Temu Misti Maestro Tari Gandrung, Sirajul Huda Maestro Tari dari Kalimantan Selatan, Tom Ibnur Maestro Tari Melayu. Maestro Seni Peran yaitu Nano Riantiarno dan I Made Sidia. Adapula Djaduk Ferianto Maestro Seni Musik, Putu Sutawijaya Maestro Seni Rupa, dan Sundari Sukotjo Maestro Seni Vokal, Amaq Raya Maestro Seni Musik Tradisional.

Setiap maestro tentunya memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing. Berbagai prestasi dari setiap maestro tentu tak diragukan lagi. Ni Ketut Arini mendalami seni tari sejak usia muda dan menghidupkan kembali tari Legong Klasik, Temu Misti juga mendalami tari gandrung sejak usia 15 tahun dan dianugerahi penghargaan Kartini Indi Women Award 2013 kategori seni budaya, Sirajul Huda memiliki berbagai karya tari dan telah menerbitkan beberapa buku, dan Tom Ibnur adalah seorang penata tari yang telah melakukan pementasan diberbagai negara dan berhasil mendapatkan berbagai penghargaan sebagai penari terbaik.

Selain maestro tari, adapula maestro seni peran yakni Nano Riantiarno yang juga seorang aktor, penulis, sutradara, wartawan, tokoh teater Indonesia, dan pendiri Teater Koma (1977). I Made Sidia adalah salah satu tokoh dalam seni peran Indonesia, Ia telah bekerja sama dengan ratusan siswa di seluruh dunia.

Seni musik menghadirkan maestro Djaduk Ferianto. Selain menggeluti bidang musik, Djaduk juga seorang aktor dan sutradara. Djaduk mendalami musik-musik tradisi. Putu Sutawijaya maestro seni rupa juga meramaikan kegiatan ini. Berbagai karya seni rupa dilahirkan oleh Putu dan sejumlah penghargaan pun telah diraihnya. Sundari Sukotjo selaku maestro seni vokal

Dan yang terakhir adalah Amaq Raya maestro seni musik tradisional. Amaq Raya seringkali mengisi acara kenegaraan sejak tahun 1957 dan telah melahirkan berbagai karya tari. Ia pun seringkali tampil pada acara kenegaraan dan pernah tampil di hadapan Presiden Soekarno.

Informasi lebih lanjut terkait maestro dan kegiatan BBM 2016 dalam laman bbm.kemdikbud.go.id

Bagi

Tentang Penulis

Komentar tertutup.